Senin, 15 Desember 2014

PROFIL KETUA UMUM KAMAPALA 2014-2015





Nama                             : Indra Pratomo
Tempat, Tgl Lahir          : Tegal, 13 Mei 1992
Alamat                            : Desa Wotgalih RT 03/04
                                          Kec. Jatinegara Kab. Tegal
NJA                                : KMPL. 11. ALS. XXI. 173
Nama Lapangan             : Plolor
Pengalaman                    : Kadiv. Rock Climbing 2012-2013
                                          Kabid. Diklat 2013-2014


 Inilah sosok Ketua Umum UKM Kamapala Universitas PGRI Semarang untuk periode 2014-2015. Seperti pada biodata di atas, dia biasa dipanggil Indra untuk teman-temannya tetapi dikalangan Mapala biasa dipanggil Plolor. Sebelum diamanahi untuk memimpin Kamapala periode 2014-2015 dia pernah menjabat sebagai Kadiv. RC pada periode 2012-2013 dan Kabid. Diklat periode 2013-2014. Seorang yang sering terlihat pendiam ini tetapi memiliki pemikiran yang cerdas memiliki hobby bermain futsal. Di Universitas PGRI Semarang dia mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Tak hanya pandai dalam berorganisasi, tetapi juga dalam perkuliahan tak mau kalah. Inilah perkenalan singkat mengenai Ketua Umum UKM Kamapala Universitas PGRI Semarang periode 2014-2015. dipundak dia dan staff-staffnyalah kemajuan organisasi UKM Kamapala Universitas PGRI Semarang satu tahun ke depan. Selamat bekerja Pak Boss mari majukan rumah Kita UKM KAMAPALA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG.

"JANGAN PERNAH BERKATA TIDAK SEBELUM BERTINDAK"

SALAM LESTARI!

Profil Kamapala Universitas PGRI Semarang

Sejarah Singkat 
UKM KAMAPALA Universitas PGRI Semarang merupakan wadah bagi mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang mempunyai hoby Kepecintaalaman. KAMAPALA terbentuk pada tanggal 27 Desember 1990, yang merupakan ide atau gagasan dari salah satu Dosen Fakultas Pendidikan MIPA Universitas PGRI Semarang. Pada awal berdirinya Kamapala merupakan suatu organisasi atau wadah khusus bagi para mahasiswa Biologi FPMIPA untuk melakukan penelitian sebagai penunjang mata kuliah di jurusan tersebut. Pada awal berdiri, keanggotaan Kamapala bersifat wajib bagi para mahasiswa biologi. Pada tahun 2014 IKIP PGRI berganti nama menjadi Universitas, sehingga nama kamapala yang dulunya bernama Kamapala IKIP PGRI Semarang ikut berganti menjadi Kamapala Universitas PGRI Semarang begitupun lambang juga berganti seperti lambang sekarang.

"JANGAN BERKATA TIDAK SEBELUM BERTINDAK"

JAYA SELALU KAMAPALA-KU
SALAM LESTARI!

Rabu, 26 Desember 2012

PRADIKSAR XXII

Pradiksar adalah gerbang awal untuk menjadi anggota UKM KAMAPALA IKIP PGRI Semarang. Dalam Pradiksar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, Pradiksar Ruang. Pada Pradisar Ruang Calon Anggota mendapat meteri berupa teori mengenai Keorganisasian, sejarah KAMAPALA sendiri dan materi tiap divisi dalam KAMAPALA. Divisi dalam KAMAPALA ada lima Divisi. Divisi tersebut antara lain: 1. Divisi Mountenering 2. Divisi Rock Climbing 3. Divisi Caving 4. Divisi Lingkungan Hidup (LH) 5. Divisi SAR Pada Pradiksar Ruangan yang ke-22 terdaftar ada 29 Peserta. Dalam Pradiksar Ruang peserta belum menjadi anggota KAMAPALA atau Anggota Muda ( AM ).
Kedua, Pradiksar Lapangan yaitu kegiatan kedua setelah materi ruang. Pradiksar Lapangan kegiatan berupa aplikasi langsung tiap Divisi. untuk menjadi Anggota KAMAPALA peserta wajib mengikuti serangkaian kegiatan Pradiksar Lapangan. Pada Pradiksar Lapangan terdaftar 12 peserta yang selanjutnya menjadi Anggota KAMAPALA Angkatan XXII. Anggota Muda Angkatan XXII tersebut diantaranya 7 laki-laki dan 5 perempuan. Kegiatan Pradiksar Lapangan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9-11 Desember 2012 bertempat di Goa Kiskendo Kendal. Diharapkan nanti Anggota Baru KAMAPALA Angkatan XXII tetap semangat dalam kegiatan KAMAPALA berikutnya. Selamat Bergabung Bersama Keluarga besar UKM KAMAPALA IKIP PGRI Semarang. Kami tunggu kalian dalam Kegiatan selanjutnya DIKSAR XXII. “ Jangan berkata tidak sebelum bertindak” KAMAPALA............ JAYA! Salam Lestari...

Minggu, 22 Januari 2012

Bermandi Hujan di Gunung Slamet

GunungSlamet

Ketinggian
3.428 meter (- kaki)
Daftar
Ribu

Lokasi
Lokasi Banyumas dan Pemalang, Jawa Tengah Indonesia

Koordinat
7°14′30″LS,109°12′30″BT

        Gunung Slamet itulah biasa masyarakat menyebutnya. Kenapa sebuah gunung yang gagah itu disebut Slamet? Belum ada asal usul mengenai nama tersebut. Tetapi gunung yang gagah itu telah banyak memberi penghidupan bagi penghuninya dan masyarakat sekitar Gunung Slamet.
         Gunung Slamet (3.428 mdpl) adlah gunung berapi aktif yang terletak di pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Terdapat empat kawah di puncaknya yang semuanya aktif. Gunung Slamet merupakan salah satu gunung yang menjadi tujuan ekspedisi para pendaki, baik dari wilayah setempat maupun wilayah lainnya. Gunung ini mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
       Jalur pendakian Gunung Slamet tidak Cuma satu, tetapi yang biasa di lewati adalah julur bambangan, desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja Purbalingga. Ada juga jalur yang bisa mengasah adrenalin kita yaitu jalur Baturraden, Purwokerto. Tetapi jalur ini biasa dilalui oleh pendaki yang suka dengan kegiatan ekstrem.
       Mendaki gunung memang mengasikkan, apalagi bisa sampai hal yang dituju biasa disebut puncak. Seorang pendaki dapat sampai puncak memilki kepuasan tersendiri. Tetapi sebenarnya hal yang lebih mengasikkan adalah perjalanan kita saat mendaki gunung. Memang jarang orang sadar bahwa hal yang menyenangkan adalah saat perjalanan. Di dalam perjalanan banyak sekali rintangan untuk menuju tujuan pendakiaan yaitu puncak. Hal itulah yang kami rasakan saat mendaki dan menuruni Gunung Slamet.
        Perjalanan kami dimulai hari Jum’at tanggal 30 Desember 2011. Aku bersama dua temanku yaitu Udin dan satunya lagi Laela, dia adalah satu-satunya cewek dalam perjalanan kali ini. Pendakian ini sudah lama kami rencanakan sekalian untuk merayakan pergantian tahun dan njuga memperingati hari ultahnya Laela yaitu bertepatan tanggal 1 Januari. Rencana ini banyak yang mau ikut, tetapi hanya kami yang melaksanakannya. Sebelum berangkat, seperti biasa kami kumpul dirumah kecil kami base camp KAMAPALA. Dirumah inilah kami mempersiapkan segala sesuatunya dalam perjalanan.
         Sambutan alam yang mengasikkan telah dimulai. Tangisan bidadari dari surge telah menyambut perjalanan kami. Hamper saja kami dikalahkan oleh hujan. Melihat persiapan yang cukup matang kami tetap melanjutkan perjalanan. Kami keluar dari base camp sekitar jam 16.00 WIB (Waktu Insya Allah Berubah) he….he…. 4 jam di sepanjang perjalanan kami bermandi air hujan. Jam 22.00an waktu setempat kami tiba di kota Pemalang, dinner di Alun-alun Pemalang sekaligus istirahat sejenak. Setelah dirasa istirahat cukup kami lanjut perjalanan.
        Dari kota Pemalang kami melaju motor kami menuju Randudongkal, disepanjang perjalanan jalanan sunyi. Setelahh melewati Randudongkal tujuan selanjutnya adalah Moga. Dari Moga ke Bambangan ini jalanan lebih sunyi senyap lagi karena disini sudah mulai mendekati lereng gunung Slamet. Ini pertama kali kami mendaki gunung Slamet jadi kami belum tau pasti jalanan menuju bambangan, kami percayakan kepada Allah. Waktu hamper mendekati tengah malam, berkat Allah kami diberi kesempatan untuk melanjutkan perjalanan yaitu dengan keluarnya bapak dari rumah untuk meronda, sehingga kami bisa bertanya mengenai jalan menuju ke Bambangan.
Desa terakhir telah terlihat, kamipun merasa senang karena kami bisa juga sampai di Bambangan. Ternyata bukan kami saja yang ingin mendaki gunung Slamet. Basnyak juga teman-teman yang akan mendaki, mereka kebanyakan dari Jakarta, Bekasi, Orang Sunda, Yogjakarta dan lain-lain daerah, yang terpenting adalah bahwa waktu itu ramai banyak orang.

       Perjalanan pendakian pagi setelah semalam beristirahat sejenak untuk mengisi tenaga. Perjalanan tanpa ada kendala apapun hanya rintikan hujan saat kami beristirahat dipos 1. Hujan yang tak deras tapi yang juga kunjung reda. Dari pos 1 sampai pos 5, perjalanan hanya bias melihat rimbunnya hutan. Rintik-rintik air membasahi daun-daun menambah keindahan bagi perjalanan kami. Jalan setapak tak lagi Nampak sebagai jalan yang layak untuk dilewati hanya lumpur yang tersisa. Semua itu tak menyurutkan langkah kami, malah membuat kami lebih semangat. Angin dingin menerobos melewati sela-sela jas hujan yang kami pakai. Dingin sudah mulai terasa. Sampai di pos 5 kami tentukan untuk beristirahat semalam disitu, kemudian melanjutkan perjalanan kepuncak keesokan harinya.

        Pagi telah tiba begitu cepatnya. Perjalanan dilanjutkan. Dari pos 5 sampai pos 7 suasana hamper seperti perjalanan dari pos 1 sampai pos 5, tetapi hutan dari pos 5 ke pos 7 kelebatannya berkurang karena vegetasi mendekati batasnya. Batas vegetasi adlah pos 8. Dari pos 8 hanya ada batu kerikil yang beranekaragam bentuk dan ukuran. Bebatuan disini labil sehingga sedikit hati-hati dalam berjalan.

     Puas melihat puncak saatnya untuk perjalanan turun. Perjalanan turun tak jauh beda, hujan yang siap menemani langkah kaki inci demi inci. Traqk ada sisa yang kami tinggalkan hanya jejak yang lambat laun tersapu oleh air hujan dan kenangan yang tersimpan dalam lukisan foto dan goresan kenangan dalam otak.
Slamet gunung yang mengasikan dan penuh akan misteri dan kenangan.

Sabtu, 18 Juni 2011

Festival Lingkungan Nasional


A.NAMA DAN TEMA KEGIATAN
NAMA KEGIATAN
“LombaFotografi dan Seminar Lingkungan Tingkat Nasional”
TEMA KEGIATAN
”Optimalisasi Peran Dunia Pendidikan Dalam Menyikapi Krisis Lingkungan”

B.BENTUK KEGIATAN
1.Lomba FotografiLingkunganNasional
2.Seminar Lingkungan Nasional

C.WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
1.Lomba Fotografi
a.Pengiriman Foto (pendaftaran)
Hari : Senin – Minggu ( setiap hari)
Waktu : 09.00 – 20.00 WIB
Tanggal : Mulai 18 Mei-paling lambat Rabu, 13 Juli 2011 (cap pos)
Tempat : Base camp KAMAPALAIKIP PGRI Semarang
Jl. Lontar No.1 Gedung PKM Lantai 1 Sidodadi Timur, Semarang 50125
b.Penjurian
Hari : Kamis & Jum’at
Tanggal :14 & 15 Juli 2011
c. PamerandanPengumuman hasil lomba Foto
Hari : Sabtu
Tanggal : 16 Juli 2011
Tempat : Ruang seminar GU lantai 2IKIP PGRI Semarang

NB : - Pelajar sebesar Rp 15.000,-
- Mahasiswa dan Umum sebesar Rp 25.000.-
2. Seminar Nasional
a. Pendaftaran
Hari : Senin–Minggu (setiap hari)
Waktu : 09.00 – 20.00 WIB
Tanggal : Mulai 18 Mei-paling lambat Kamis, 16 Juni 2011
Tempat : Base camp KAMAPALA IKIP PGRI Semarang
b. Seminar
Hari : Sabtu
Waktu : 07.00 – 13.00 WIB
Tanggal : 18 Juni 2011
Tempat : Ruang Seminar Gedung Pusat Lantai 7 IKIP PGRI Semarang

NB : - Mahasiswa IKIP PGRI Semarang, Rp 25.000,-
- Mahasiswa luar IKIP PGRI Semarang dan Umum sebesar Rp 35.000.-


D. PESERTA
Sasaran kegiatan “Festival Lingkungan” antara lain :
1. Mahasiswa Perguruan tinggi se-Indonesia
2. Pelajar tingkat SMA/se-derajat se-Indonesia
3. Masyarakat umum

E. TROPHY DAN HADIAH
Bagi peserta Lomba foto “Optimalisasi peran Dunia Pendidikan dalam Menyikapi Krisis Lingkungan” akan memperebutkan Juara I, Juara II, Juara III dalam 2 kategori,yaitu pelajar dan mahasiswa serta umum :
1. Juara I Trophy dan uang pembinaan
2. Juara II Trophy dan uang pembinaan
3. Juara III Trophy dan uang pembinaan
• Semua peserta Lomba Fotografi mendapatkan piagam penghargaan

F. PERSYARATAN LOMBA
a. Format Foto
1. Tema Foto “Optimalisasi peran Dunia Pendidikan dalam Menyikapi Krisis Lingkungan”
2. Penerjemahan tema di atas ditekankan pada aspek pendidikan, kesenian dan lingkungan.
3. Foto berwarna (hasil kamera Analog atau Digital)
4. Foto natural tanpa editing (menyertakan CD berisi file foto)
5. Ukuran Foto 10 R
6. Foto dikirim tanpa dibingkai, tidak ditempel pada alas apapun
7. Dalam Foto tidak dicantumkan logo, coretan, tanda tangan atau hal lain yang bersifat non Fotografis
b. Kriteria Khusus
1. Visible (mudah dilihat)
2. Interesting (menarik)
3. Legitimate (mengikuti persyaratan
4. Simple (sederhana)
c. Kriteria Umum
1. Foto merupakan Hasil karya peserta sendiri, tidak terikat sewa menyewa dengan pihak lain.
2. Karya foto dikirim dalam amplop tertutup ke panitia. Ditulis di sudut kiri atas amplop :
Lomba Fotografi Lingkungan Nasional “Optimalisasi peran Dunia Pendidikan dalam Menyikapi Krisis Lingkungan”:
Dengan alamat : Base camp KAMAPALA IKIP PGRI Semarang, Jl. Lontar No.1 Gedung PKM Lantai 1 Sidodadi Timur, Semarang 50125
3. Menyertakan foto copy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)/SIM/KTP bagi mahasiswa, foto copy Kartu pelajar/Surat keterangan dari sekolah bagi pelajar. Dan menyertakan biodata diri peserta lomba (guna kelengkapan sertifikat lomba dan konfirmasi bagi pemenang) meliputi nama, alamat, asal universitas/sekolah, telp/Hp, judul foto.
4. Menyertakan judul, lokasi pemotretan, beserta deskripsi Foto diketik di lembar tersendiri
5. Membayar kontribusi pendaftaran Rp 15.000,- untuk pelajar dan Rp 25.000,- untuk mahasiswa umum. Bisa secara langsung atau dikirim ke rekening Bank BRI 0609-01-008333-50-4 atas nama Risky Sawitra.
6. Bila dikemudian hari diketahui ada pelanggaran maka segala atribut pemenang akan dicabut (Diskualifikasi)
7. Keputusan dewan juri mutlak dan Foto hasil lomba menjadi hak milik panitia

Senin, 06 September 2010

Aidil Fitri 1431 H

Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar...
La ila ha Ilallahu Allahu akbar, Allahu akbar Walillahilham....

Segenap Keluarga besar KAMAPALA IKIP PGRI Semarang mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H.
Minal Aidin wal faidin Taqabalallahu minna wa minkum Siyamana wa siyamakum Taqabbal ya karim. Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga di hari nan fitri segala khilaf dan dosa diampuni oleh Nya dan kita kembali menjadi manusia yang suci baik hati maupun pikiran. Ibarat kita masuk pada sebuah hutan asri nan sejuk, paru-paru kita yang semula kotor oleh polusi udara mendapatkan terapi alamiah yang membuat kita segar kembali.
Kita sambung lagi jalinan tali persaudaraan yang mungkin pernah putus oleh khilaf yang tak disadari...

Salam Lestari....

Rabu, 12 Mei 2010

Pendaki Harus Peduli

KAMAPALA IKIP PGRI Semarang mengajak rekan-rekan semua untuk melakukan pendakian masal di gunung ungaran sekaligus kita melaksanakan bersih jalur dari mawar sampai gedung songo. kenapa kita harus peduli ?karena kita mengaku pecinta alam kalau emang anda peduli terhadap lingkungan khususnya tempat bermain orang-orang yang ngakunya pecinta alam ayo gabung bersama kita DALAM ACARA PENDAKIAN MASAL DAN BERSIH JALUR MAWAR SAMPAI DENGAN GEDONG SONGO untuk melakukan hal kecil buat gunung ungaran yang akan membawa dampak yang sangat berguna bagi kita semua.
ACARA DILAKSANAKAN PADA :
HARI : SABTU-MINGGU
TANGGAL : 22-23 MEI 2010
PENDAFTARAN PALING LAMBAT 20 MEI 2010 (SAAT PELAKSANAAN TM)
FASILITAS :
GAME ADLENALINE
TRANSPORTASI PP
KAOS KEGIATAN
SETIKER
MAKAN 2 KALI
AKOMODASI TEMPAT WISATA BASE CAMP MAWAR DAN GEDONG SONGO
DAN TENTUNYA TEMEN BARU SERTA PENGALAMAN YANG TAK AKAN TERLUPAKAN


BAGI YANG BERMINAT BISA DAFTAR LANGSUNG KE BASE CAMP KAMAPALA IKIP PGRI SEMARANG JL.LONTAR NO 1 (GEDUNG PKM Lt.1) ATAU HUBUNGI
TIAN (085290204888)
TAUFIK (08996567604)
ALLIF (085642620540)
PESERTA TERBATAS HANYA UNTUK 50 PENDAFTAR YANG MENBAYAR LUNAS

TERIMA KASIH
"SEBENARNYA BUKAN ALAM YANG HENDAK KAMI TAKLUKKAN MELAINKAN EMOSI, EGO, SERTA KEBERSAMAAN YANG COBA KAMI JAGA DAN KENDALIKAN"